Suami Kenang Mpok Alpa: dari Masakan Jengkol, hingga Parfum Ombre Nomade Kesayangan

1 week ago 10

Mpok Alpa dan suami Suami Kenang Mpok Alpa: dari Masakan Jengkol, hingga Parfum Ombre Nomade Kesayangan / Foto: Instagram

Jakarta, Insertlive -

Kehilangan istri tercinta meninggalkan duka yang mendalam bagi Aji Darmaji, suami kedua mendiang Mpok Alpa.

Dirinya masih sulit melepaskan ingatan tentang sosok yang selalu memberi warna dalam kehidupannya.

Sejumlah kenangan sederhana justru terasa paling membekas, mulai dari kebiasaan memasak, cara memanggil, hingga aroma parfum yang begitu khas.


Kenangan pertama yang diungkap Aji adalah masakan almarhumah. Mpok Alpa dikenal pandai mengolah hidangan sederhana, yang justru menjadi favorit keluarganya.

"Kebiasaan-kebiasaan dia, kayak masak, dia sering masak jengkol, ikan teri, sayur asem," kata Aji di kawasan Ciganjur, Senin (18/8).

Selain masakan, Aji juga menuturkan panggilan sayang yang selalu membuatnya merasa dekat dengan sang istri. Menurutnya, sebutan itu kini terasa hampa karena tak lagi ia dengar setiap hari.

"Sama kebiasaan dia sering manggil saya 'Pah'," kenang Aji.

Ia lalu melanjutkan cerita bahwa meski masih ada sisa masakan peninggalan Mpok Alpa di rumah, rasanya berbeda karena tangan sang istri sudah tiada. Baginya, Mpok Alpa adalah orang yang paling tahu apa yang ia sukai.


"Beberapa hari ini saya makan masakannya Mpok saya, tapi beda rasanya. Bedalah pokoknya tangan istri mah, dia paling tahu apa yang saya suka," ungkapnya dengan nada haru.

Tak hanya hal-hal manis, Aji juga merindukan kebiasaan Mpok Alpa yang sering menegurnya. Omelan kecil itu kini justru menjadi kenangan yang terasa sangat berharga.

"Biasanya saya sering dimarahin, karena kalau abis mandi suka taruh handuk sembarangan. Dia bilang, 'Pah, barang tuh taruh di tempatnya, kebiasaan'. Nah, omelan dia tuh ciri khas banget," cerita Aji.

Kenangan penuh kasih juga hadir dalam momen kebersamaan mereka di rumah. Aji bercerita tentang kebiasaan Mpok Alpa bersandar di pangkuannya, dan sebaliknya, saat ia meletakkan kepala di pangkuan sang istri.

"Sama kebiasaan dia suka tiduran di pangkuan saya, dan kadang gantian saya yang tidur di pangkuan dia, sambil dia elus-elus kepala saya, mainin jenggot saya. Itu yang saya rindukan juga," tutur Aji dengan suara lirih.

Kini, untuk menenangkan rindu, Aji memilih mendekatkan diri dengan doa. Baginya, itu adalah cara terbaik untuk tetap merasa dekat dengan sang istri meski sudah tiada.

"Kalau saya lagi rindu, paling saya dzikir sih, saya al-fatihah, itu aja paling. Hanya doa yang bisa saya kasih," ucapnya.

Meski begitu, hingga sekarang Aji mengaku masih belum sanggup melihat foto maupun barang peninggalan istrinya. Ia sengaja menyembunyikan beberapa di antaranya agar tidak larut dalam kesedihan yang terlalu dalam.

"Saya sampai sekarang masih belum berani lihat foto dia, foto sama baju tuh saya belum mau lihat. Bahkan sampai sendal dia aja saya umpetin, nanti dulu dah, biar nggak inget dulu, sampai saya kuat buat lihatnya," jelasnya.

Di akhir kenangannya, Aji mengungkap satu hal yang selalu melekat dalam ingatannya, yaitu parfum kesayangan Mpok Alpa. Aroma itu masih tersimpan di rumah dan membuatnya merasa seolah sang istri masih ada di dekatnya.

"Minyak wangi dia tuh ciri khas banget, masih awet tuh minyak wangi. Dia itu parfumnya Ombre Nomade (Louis Vuitton)," kata Aji penuh haru.

(ikh/ikh)

Tonton juga video berikut:

ARTIKEL TERKAIT

Loading Loading

BACA JUGA

detikNetwork

Read Entire Article
Gossip