Jadi Kekasih Pertama, Deddy Corbuzier Bongkar Alasan Putus dari Agnez Mo / Foto: YouTube
Jakarta, Insertlive -
Deddy Corbuzier dan Agnez Mo sempat menjalin hubungan asmara yang berlangsung selama lebih dari empat tahun.
Keduanya saling berbagi kisah cinta mereka melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier, baru-baru ini.
Agnez Mo mengungkapkan bahwa Deddy adalah kekasih pertamanya.
"Kamu adalah pria pertama yang bikin saya merasa aman," ujarnya saat diwawancarai oleh Deddy Corbuzier. Agnez juga menceritakan bahwa sebelum bertemu Deddy, ia belum pernah menjalin hubungan serius.
Pada awal kedekatan mereka, Agnez sedang menjadi pembawa acara untuk program musik anak-anak Tralala Trilili.
Di masa itu, Agnez sempat mengalami patah hati pertama kalinya ketika seorang pria yang ia sukai ternyata sudah menjalin hubungan dengan wanita lain. Dari momen itu, Agnez mulai merasa dekat dengan Deddy, yang akhirnya menjadi pacarnya.
Meskipun ada perbedaan usia sekitar 10 tahun antara mereka, hubungan Deddy dan Agnez tetap berjalan dengan harmonis.
Keduanya bahkan mengenalkan satu sama lain kepada keluarga masing-masing.
Deddy menceritakan bahwa hubungan mereka selalu mendapat dukungan dari keluarga.
Bahkan, saat mereka menonton bersama, ibu Agnez selalu menunggu di luar, sementara ibu Deddy menghabiskan waktu dengan ngobrol bersama orang tua Agnez.
Namun, setelah 4 tahun bersama, hubungan mereka berakhir. Agnez mengungkapkan bahwa cemburu menjadi salah satu faktor yang membuat mereka memutuskan untuk berpisah.
Ia merasa tidak nyaman ketika mengetahui bahwa Deddy masih berkomunikasi dengan mantan kekasihnya.
"Waktu itu, lu masih ketemu dia (mantan kekasih Deddy) di tempat yang sama, dan ternyata masih SMS-an. Itu bikin saya cemburu," jelas Agnez.
Deddy Corbuzier mengaku bahwa dirinya baru mengetahui perasaan Agnez tersebut.
"Saya merasa dimarahi. Saya merasa uneg-uneg yang dulu enggak bisa keluar, dikeluarkan," kata Deddy sambil tertawa.
Agnez pun menyadari bahwa masalah yang terjadi dalam hubungan mereka disebabkan oleh ego masing-masing dan kurangnya komunikasi.
Dia juga menambahkan bahwa pada saat itu, usianya masih terlalu muda untuk menangani hubungan yang penuh dengan perasaan intens.
"Bukan toxic, kita terlalu muda untuk menangani cinta yang penuh gairah seperti itu. Kalau di usia sekarang, kita pasti bisa berkompromi," kata Agnez, menyadari bahwa mereka bisa mengatasi masalah yang terjadi jika waktu itu mereka sudah lebih dewasa.
Keduanya tampak sepakat bahwa hubungan mereka berakhir karena kurangnya komunikasi dan perbedaan cara mengatasi perasaan.
Kini, meskipun hubungan mereka sudah berakhir, keduanya tetap saling menghargai dan memahami satu sama lain.
(ikh/ikh)
Tonton juga video berikut:
ARTIKEL TERKAIT
Loading LoadingBACA JUGA
detikNetwork