Ariana Grande Ungkap Peran Mendiang Mac Miller Dalam Perjalanan Hidupnya / Foto: Instagram
Jakarta, Insertlive -
Ariana Grande untuk pertama kalinya berbagi kisah personal tentang bagaimana mendiang Mac Miller membantunya melepaskan citra Nickelodeon dan berani menjadi dirinya sendiri.
Dalam pengakuan tersebut, Grande menyebut sang rapper sebagai sosok yang mendorongnya untuk menerima identitas musikal dan penampilannya di awal karier.
Grande pun mengenang masa transisi penting dalam hidup, khususnya saat menggarap album debut Yours Truly di tengah kesibukannya sebagai bintang Nickelodeon.
Penyanyi berusia 32 tahun itu mengungkapkan bahwa Mac Miller memberinya dorongan besar untuk keluar dari bayang-bayang karakter televisi yang melekat padanya saat itu.
"Bahwa tidak apa-apa untuk melepaskan karakter itu dan menerima rambut cokelatku serta membuat musik pop yang dipengaruhi R&B dan... melakukan hal yang berani. Aku belum pernah mengatakan itu, tetapi itu merupakan pengaruh yang besar," ujar Grande.
Menurut Grande, dukungan tersebut datang di saat ia masih berusaha menyeimbangkan dua dunia sekaligus-akting dan musik-yang kerap berbenturan secara fisik maupun mental.
Ia menyebut Mac Miller sebagai sosok yang, dengan caranya sendiri, "mendorong saya untuk menjadi diri saya sendiri."
Grande dan Miller pertama kali bekerja sama dalam lagu The Way pada 2013, sebelum akhirnya mengonfirmasi hubungan asmara mereka secara publik pada September 2016.
Keduanya kemudian berpisah secara baik-baik karena jadwal yang sama-sama padat.
Mac Miller meninggal dunia pada 7 September 2018 di usia 26 tahun akibat overdosis.
Seorang perwakilan yang dekat dengan Grande kala itu menyebut kepergian Miller sebagai peristiwa yang sangat menghancurkan dan mengejutkan baginya, serta berdampak besar pada cara Grande memandang hidupnya.
Dalam wawancara yang sama, Grande juga menyinggung bagaimana tuntutan karier aktingnya memengaruhi kondisi rambutnya selama bertahun-tahun.
Ia mengenang masa ketika harus bolak-balik mengubah warna rambut demi memenuhi kebutuhan syuting dan penampilan musik.
"Saya rasa pasti ada saat-saat sulit untuk melakukan [akting dan musik] secara bersamaan," kata Grande.
"Saya ingat, sebelum wig merah muncul, ketika rambut saya benar-benar diwarnai merah, ada saat ketika saya tampil di akhir pekan sebagai Ariana Grande, dan saya harus mewarnai rambut saya menjadi cokelat pada Jumat malam setelah selesai syuting," sambungnya.
Ia melanjutkan bahwa rutinitas tersebut harus kembali diulang hanya dalam hitungan hari.
"Dan kemudian pada Minggu malam, saya harus membilas rambut saya untuk mencoba mengembalikan warna merahnya agar bisa kembali pada Senin pagi dan berada di lokasi syuting pukul 6 pagi," ujarnya.
Ketika pembahasan beralih ke gaya kuncir kuda ikonik yang identik dengan dirinya, Grande menegaskan bahwa pilihan tersebut tidak pernah direncanakan sebagai strategi citra.
"Sejak kecil, saya selalu suka rambut saya tidak menutupi wajah. Saya selalu memakai bando, sanggul, kuncir kuda, atau semacamnya," katanya.
Baru-baru ini, Ariana Grande kembali tampil dengan warna rambut cokelat alaminya setelah tiga tahun berambut pirang demi perannya sebagai Glinda dalam film Wicked.
Ia menunjukkan penampilan tersebut saat menghadiri Critics Choice Awards 2026 pada 4 Januari, menandai fase baru yang lebih dekat dengan jati dirinya.
Melalui pengakuan ini, Grande tak hanya mengenang Mac Miller sebagai mantan kekasih, tetapi juga sebagai figur penting yang membantunya menemukan keberanian untuk tumbuh, berubah, dan berdamai dengan dirinya sendiri.
(ikh/and)
Tonton juga video berikut:
ARTIKEL TERKAIT

SNAP! adalah kanal video vertikal yang menyajikan konten infotainment singkat, cepat, dan visual. SNAP! menghadirkan cuplikan selebriti, tren viral, hingga highlight interview.
BACA JUGA
detikNetwork

2 hours ago
2
















































